10 Penyebab Gagalnya Wawancara Kerja (Part 1)

- Januari 13, 2019



Mungkin ada di antara kalian yang sekarang lagi mencari kerja setelah menyelesaikan pendidikanmu. Ada yang baru sebar lamaran, ada juga yang sudah bersiap-siap untuk wawancara. Atau bahkan ada yang sudah bolak-balik wawancara, tapi belum juga keterima?

Jangan khawatir, guys! semua itu perkara biasa. Nah sambil kamu mempersiapkan diri buat wawancara selanjutnya, atau mungkin kamu sedang menantikan wawancara pertama kamu, simak dulu yuk 10 kesalahan wawancara yang mungkin menyebabkan gagalnya kamu diterima bekerja.

1. Kamu terlalu membosankan
Ya, kamu hanya menjawab "iya dan"tidak" saja. Hanya menjawab apa yang ditanyakan oleh pewawancara dengan singkat. Cobalah sedikit mengimprovisasi jawaban, kembangkan jawaban menjadi pembicaraan yang enak dan luwes, sehingga tercipta percakapan 2 arah. Tapi jangan kebablasan juga. Ingat, kamu disini buat wawancara, bukan ngerumpi.

2. Kurangnya persiapan

Sebelum melakukan wawancara, sebaiknya kamu mempersiapkan diri dalam berbagai hal. Pertama, cari informasi tentang perusahaan yang mengundangmu wawancara. Jadi kamu setidaknya punya pegangan informasi jika si pewawancara bertanya tentang perusahaan tersebut. Lalu, berlatihlah menghadapi pertanyaan-pertanyaan standar yang biasanya dilemparkan pewaancara. Kamu bisa bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman, mencari di internet, atau baca buku tentang wawancara kerja.

3. Kamu tidak membawa dokumen penunjang sebagai bukti kelayakan kamu 

Kamu memang sudah menyisipkan dokumen-dokumen penting di dalam berkas lamaran kamu sebelumnya, tapi kadang ada beberapa dokumen penunjang yang bisa juga kamu bawa saat wawancara untuk lebih meyakinkan pewawancara. Misalnya, portofolio kamu.

4. Terlambat
Nah, ini penyakit laten yang mulai kudu dibuang jauh-jauh. Mulailah belajar untuk menghargai waktu. Terlambat sudah pasti bikin nilaimu berkurang dimata perusahaan yang mewawancaraimu. Coba untuk datang setengah jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan oleh perusahaan. Selain untuk memperlihatkan kredibilitasmu, hal tersebut juga memberimu waktu untuk melakukan menenangkan diri dan melakukan persiapan terakhir sebelum menghadap. Kamu ga mau kan datang dengan tergopoh-gopoh sebelum menghadap pewawancara? Hal tersebut bisa membuat konsentrasimu buyar, dan mengacaukan semua persiapan yang sudah kamu lakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

5. Kurang perhatian tentang isu-isu hangat
Ga ada salahnya kamu nonton berita, atau cari tahu tentang isu hangat yang sedang berlangsung. Kadang pewawancara mengajak ngobrol tentang hal-hal tersebut, bukannya kurang kerjaan, tapi dia sedang menguji pengetahuan kamu tentang isu-isu yg up-to-date. Selain itu, perkaya juga pengetahuan umum kamu, supaya terlihat lebih smart dan meyakinkan.

Bersambung ke Part 2